Lulusan SMK PGRI 5 Denpasar Tak Ada Menganggur, Ini Strateginya

Kepala SMK PGRI 5 Denpasar, Dra. Ni Ketut Nuka, melepas 416 siswa kelas XII yang lulus 100 persen tahun ini, Jumat (5/5/2017). Acara pelepasan dihadiri Ketua Kota YPLP PGRI Denpasar, Drs. Nengah Madiadnyana,M.M., dan pembina SMK PGRI 5 Denpasar, Dr. Gusti Lanang Jelantik, M.Si.

Saat itu Kasek Ketut Nuka menyerahkan penghargaan bagi siswa berprestasi juara umum. Termasuk siswa SMK PGRI 5 Denpasar peraih nilai UN tertinggi.

Siswa peraih juara umum program keahlian Akomodasi Perhotelan yakni Ni Kadek Supirdayanti, Kadek Sartika Dewi dan Wayan Setiawan. Juara umum program keahlian Tata Boga yakni Rini Krisnawati, I Putu Agus Indra Mardiana dan Ni Gusti Putu Ayu Yuni Arimani.

Sementara siswa peraih nilai UN tertinggi masing-masing Ni Luh Putu Ardiningsih (299,7), Wayan Setiawan (292,5), Ni Kadek Supirdayanti (287,2), I Kadek Sumeti Ambara Darma (280,0) dan Jeffry Saputra (272,7).

Kasek Ketut Nuka mengatakan, semua lulusannya sudah siap mental dan kompetensi untuk terjun di dunia kerja dan berwirausaha. Dari jumlah lulusan yang dilepas sebanyak 143 dari program keahlian Tata Boga yang sebagian besar sudah bekerja dan membuka usaha mandiri. Sisanya 273 orang dari program keahlian Akomodasi Perhotelan. Hampir 80 persen sudah bekerja dan sebagian kecil akan melanjutkan studi sambil bekerja. “Astungkara lulusan kami tidak ada yang menganggur,” katanya.

Kasek Ketut Nuka selama prosesi pelepasan tampak tersenyum manis karena melihat wajah cerah dan semangat siswa dilepas penuh tampil percaya diri. Dia mengaku sukses menanamkan hidup disiplin, mandiri dan penuh kejujuran dalam menjalani hidup.

Pada tahun ini sekolah di Jalan Kenyeri, Denpasar Timur ini akan menerima 700 siswa baru. Sekolah ini dilengkapi gedung baru megah berlantai IV dengan fasilitas semua ruangan kelas ber-AC, dua kitchen, dua kamar hotel sekelas hotel berbintang, perpustakaan dan dilengkapi CCTV.

Pembina SMK PGRI 5 Denpasar, Gusti Lanang Jelantik melihat berbagai gebrakan telah dilakukan SMK PGRI 5 Denpasar. Ia berharap kasek, guru dan siswa bersinergis untuk memajukan lembaga dan menjalankan tugas sebaik-baiknya sebagai ciri SDM profesional.

Ketua Kota YPLP PGRI Denpasar, Nengah Madiadnyana juga mengacungkan jempol atas inovasi yang dilakukan SMK PGRI 5 Denpasar. Sekolah ini sudah mampu menerapkan prinsip BMW (bekerja, melanjutkan studi dan wirausaha).
Madiadnyana juga memberikan resep hidup sukses. Lulusan tak cukup cerdas, namun juga harus ada keberanian. Dan kunci sukses terakhir adalah disiplin. Lulusan SMK PGRI 5 Denpasar juga diminta tak menunggu kesempatan kerja, tapi mampu mencari dan membuka kesempatan kerja.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *