Setelah JEPANG menyatakan kalah dalam PD II, Kaisar Hirohito mengumpulkan semua jenderal yang masih hidup dan menanyakan kepada mereka, “Berapa jumlah guru yang tersisa?
Para jenderal pun bingung mendengar pertanyaan Kaisar, lalu jenderal menegaskan kepada Kaisar bahwa mereka masih bisa menyelamatkan dan melindungi Kaisar walau tanpa guru.
Namun, Kaisar Hirohito kembali berkata, “Kita telah jatuh, karena kita tidak belajar. Kita kuat dalam senjata dan strategi perang. Tapi kita tidak tahu bagaimana mencetak bom yang sedahsyat itu. Kalau kita semua tidak bisa belajar bagaimana kita akan mengejar mereka? Maka kumpulkan sejumlah guru yang masih tersisa di seluruh pelosok kerajaan ini, karena sekarang kepada mereka kita akan bertumpu, bukan kepada kekuatan pasukan.”
Memang dengan kekuatan guru dan kemauan masyarakatnya untuk belajar ternyata Jepang telah kembali menjadi negara besar terutama dibidang teknologi dan ekonomi.
Dan Lihatlah saat ini Jepang menjadi salah satu negara Termaju Terkuat dalam berbagai aspek di Dunia. Karena apa? Karena Jepang menganggap Guru itu adalah Sumber daya manusia yang paling terpenting dalam suatu bangsa.
Di dalam Manejerial pun Posisi manusia sebagai sumber daya (MAN) paling diprioritaskan di urutan 1 (sangatlah vital), karena hanya manusia yang mampu menggerakkan semua sumber daya lainnya. Yaitu: Mechine, Money, Method, Material, dan Market.
Menyadari guru sebagai ASET TERPENTING DALAM SEBUAH KEMAJUAN SEKOLAH. SMK PGRI 5 DENPASAR Setiap Tahunnya selalu melakukan Upgrading Skill terhadap kemampuan guru2nya dengan mendatangkan Instruktur yang kompeten di bidangnya.
Pastinya jika gurunya selalu upgrade dan ilmunya selalu diperbaharui akan berdampak pada pembelajaran di Kelas… Guru yang kompeten akan mampu meramu formula terbaik dalam mengelola pembelajaran praktek…Mau sebagus apapun fasilitas sebuah sekolah,Mau sebanyak apapun Predikat yang dimiliki sekolah, tanpa sentuhan Guru Profesional yang menggerakan, semua hanya akan menjadi sekedar predikat…
Guru Kompeten akan menghasilkan Lulusan Yang berkualitas,
Thank you Chef Budi Paramartha for the Experience…